by

Emosi Tak Terbendung Lagi, Satu Rumah Warga Diamuk Massa Hingga Rusak Parah

MURATARA – Minggu malam (19/07), sekitar pukul 19.00 wib, puluhan massa warga Desa Sukarajo, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menghancurkan satu unit rumah permanen milik warga setempat.

Informasi dihimpun dilapangan, bahwa rumah yang hancur tersebut milik rumah I (45) warga Kampung III Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya yang dihancurkan lantara massa tidak menerima atas dugaan perbuatan asusila.

“Waktu malam hari kejadian itu, banyak warga yang hebo di Dusun kando dan tidak berselang lama terjadilah perusakan rumah milik warga desa kampung III itu,” kata inisial T yang minta namanya dirahasiakan.

Saat ditanya mengenai sebab kejadian tersebut, bahwa dirinya mendapatkan informasi dari warga keluarga setempat, bahwa pelaku yang diduga melakukan asusila terhadap anak dibawa umur yang juga warga Sukaraja.

“Dengan adanya kejadian asusila tersebut oleh pelaku yang diduga tersebut, pihak keluarga korban mencari pelaku dan tidak ditemukan dirumahnya dan tidak diketahui keberadaanya,”jelasnya

Ia mengatakan, tepat pada minggu malam, pihak keluarga korban marah dan ngamuk menghancurkan rumah milik bapak Ishak. Dimana kondisi rumah bagian depan hancur. Dinding rumah jebol hingga kaca pecah dan isi rumah berantakan.

“Saat ini pelaku yang diduga melakukan asosila tersebut tidak diketahui keberadaanya,” Ceritanya.

Terpisah, Kades Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Hendri saat dikonfirmasi melalui hand phone membenarkan adanya kejadian tersebut, bahwa emosi pihak keluarga tidak terbendung lagi.

“Terjadinya hal itu karena emosi pihak keluarga suda tidak terbendung lagi,” katanya, Senin (20/07/2020)

Ia mengatakan, bahwa tersangka sudah lama di sarankan menyerah diri untuk diperoses secara hukum. Justru upaya yang dilakukan pihak keluarga terhadap oknum pelaku sudah di komunikasikan agar pelaku menyerahkan diri ke Kapolsek untuk diperoses hukum.

“Namun dalam beberapa hari ini justru tersangka (pelaku) kabur dari kampung bersama istrinya. Sehingga pihak korban emosi hingga terjadinya peristiwa semalam,” katanya

Berkaitan hal tersebut, pihaknya juga telah melaporan kejadian kepada pihak kepolisian. Sementara sampai saat ini pelaku asusila belum diketahui keberadaanya. (02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *