by

Jubir HDS-Tullah Menilai Bastari Ibrahim Berpolitik Kekanak Kanakan, Bahkan Tidak Mendidik

MURATARA- Beredar rekaman pidato Bastari Ibrahim Di Desa Pauh yang melakukan Black Campaint terhadap pasangan H. Devi Suhartoni dan Ustadz Inayatullah Saat menyampaikan orasi mendampingi Bacalon Wakil Bupati Surian Sopyan. Minggu.(9/08/2020) mendapat tanggapan dari Juru bicara (Jubir) team HDS-Tullah atau lebih di kenal dengan team SepadanNian Rahmatullah

Rahmat Menyampaikan bahwa apa yang di sampaikan Bastari adalah bentuk kekanak kanakan, dan tidak mendidik.

” Apa yang di sampaikan beliau adalah bentuk kekanak-kanakan dalam berpolitik, black campaing adalah bentuk politik murahan yang tidak mendidik” ujarnya saat di konfirmasi di Sektetraiat Sahabat HDS-Tullah, Selasa (11/8/2020)

Kemudian Ia menambahkan dan menyarankan untuk berpolitik dengan adu program kerja untuk memikat hati rakyat.

” Sampaikan saja program kerja, visi-misi di depan rakyat, sehingga rakyat bisa memilih siapa yang pantas memimpin Muratara ke depan, jika yang di sampaikan program kerja berarti kita sudah melakukan pendidikan politik pada rakyat, soal siapa yang di pilih ke depan adalah bentuk demokrasi,”Ujarnya.

Ia meminta kepada Team SepadanNian, untuk terus berkerja keras di lapangan dengan cara terhormat dan terdidik.

“Atas perintah HDS-Tullah, saya meminta untuk team SepadanNian bekerja keraslah di lapangan dengan cara terhormat, sampaikan visi-misi dengan rakyat secara detail, agar rakyat mendapatkan pendidikan politik di tengah demokrasi yang acapkali di salahgunakan, untuk bastari jangan sok bersih, itu saja,”Pungkasnya. (02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed