by

Kemenag : Himbau Solat Id Dirumah Aja

MURATARA – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H Iksan Baijuri mengimbau masyarakat agar menyambut Idul Fitri dengan tetap tinggal di rumah. Menurutnya, kondisi itu sesuai instruksi yang sudah di sampaikan menteri agama Fachrul Razi mengatakan, Ramadan 1441 H/2020 M masih dalam suasana pande Korona.

“Kami mengimbau masyarakat di Muratara, agar menjalankan Salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga. Saat kita masih suasana pandemi. Status pandemi itu sendiri ditetapkan oleh WHO sejak Maret 2020,” kata H. Ikhsan Baijuri.

Dijelaskanya, Menag berharap para ulama, termasuk MUI, dapat terus memberikan penjelasan kepada masyarakat  khususnya tentang hukum fikih Islam dan tata cara Salat Idul Fitri yang merupakan Sunnah Muakkadah, yaitu, sunnah yang sangat dianjurkan.

Mengingat pandemi masih belum selesai, masyarakat muslim khususnya di Muratara. Harus empati dan komitmen sebagai umat beragama, ikut andil dalam penanganan COVID-19.”kita sambut kehadiran Idul Fitri 1441 H dengan suka-cita dan bahagia, karena itu adalah hari kemenangan. Mari berbagi kepedulian kepada yang memerlukan, agar mereka juga dapat berlebaran seperti kita,” ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan salat Idul Fitri bisa dilaksanakan di rumah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. “Salat Idul Fitri jangan ditinggalkan, tapi diselenggarakan bersama keluarga di rumah, sesuai teladan Rasulullah SAW yang tidak pernah meninggalkan shalat Idul Fitri,” pintanya.

Sementara itu, imbauan pelaksanaan salat Idul Fitri di rumah ini banyak mendapati sorotan dari masyarakat khususnya di Muratara. Rozali tokoh adat masyarakat Muratara mengungkapkan, perayaan lebaran Idul fitri kali ini tidak semeriah tahun lalu. Karena saat ini masyarakat di Indonesia tengah menghadapi wabah Corona.

Pihaknya berharap masyarakat tetap ematuhi anjuran pemerintah karena kondisi itu untuk kemaslahatan bersama. “sudah banyak ulama yang menerangkan soal ibadah di tengah pandemonium Corona. Bahkan sampai salat Irul fitri di rumah, ikuti ulama dan ikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Dia juga mendesak agar Pemerintah Daerah segera mengeluarkan surat edaran mengenai masalah itu. Sehingga tidak timbul persepsi berbeda di masyarakat. “kalau tidak ada penegasan dari Pemerintah Daerah, nanti warganya tidak disiplin,”Utaranya (16)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed