by

Wabup Tinjau Kondisi Banjir *Tampung Aspirasi Korban Banji

MURATARA – Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, meninjau lokasi dan korban banjir di benerapa Kecamatan, Rabu (29/04/2020)

Wabup meninjau beberapa titik jalan, seperti di Kelurahan Karang Dapo air sungai liam, yang merendam akses jalan masyarakat, Desa Mandiangin Kecamatan Rawas Ilir maupun desa Aringin Kecamatan Karang Dapo.

Dengan menggunakan kendaraan roda empat Wakil Bupati H. Devi Suhartoni menyerap aspirasi masyarakat desa yang terdampak banjir. Mulai dari keluhan tebing bibir sungai yang longsor, jalur tiang PLN yang hampir hanyut hingga jalan utama kecamatan yang terendam tidak dapat dilalui.

Saat meninjau Wakil Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati.
“Saya melihat langsung ini terpanggil dan perihatin melihat masyarakat khususnya dibagian hilir. Tiap kali musim penghujan selalu lumpuh akses jalan,” kata orang yang akrap disapa HDS.

Dilanjutkanya, banyak hal yangbdapat diambil dan menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk kepentingan masyarakat. Seperti akses jalan yang harus dibangun peninggian 1 sampai 1,5 M ada juga tiang PLN yang hampir hanyut dibawa air yang akan membuat swluruh warga Rawas Ilir Gelap saat tiang tersebut tumbang kesungai Rawas.

“Bahkan ada juga akses jalan poros kecamatan tinggal 1 meter lagi dengan air rawas. Termasuk rumah pemukiman warga yang telah banyak pinda terpaksa oleh longsor menggerogoti dinding sungai,” jelasnya

Hal itu, yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah dan tetap saya akan usulkan walaupun telah berkali-kali, demi kepentingan masyarakat Muratara.

Disilain, Hamida (33) warga esa aringin Kecamatan Karang Dapo mengucapkan terimah kasih atas kedatangan Wakil Bupati Muratara yang melihat langsung kondisi masyarakatnya.

“Kami sangat bersukur Devi nie selalu ingin melihat warganya kedesa-desa. Nak tengoklah dewak HDS dusun kami ko lah banyak umah yang pinda karno longsor nie,” katanya

Dilanjutkanya, bahwa selama ini apa yang menjadi usulan warga selalu diteri oleh Pemda. Namun sampai saat ini belum juga terialisasi. “Sudah puluhan rumah yang tepian bantaran sungai ini pindah akibat longsor. Belum lama ini saja sudah 3 rumah,”jelasnya

Untuk itu, kami berharap sebelum longaor ini semakin melerbar kepwmukiman dan memutuskan jalan-jalan setapak perkampungan warga. Pemerintah mengambil langka dan memberikan solusi terbaik bagi warga. “Sangat beeharap kami ini adanya perhatian pwmerintah. Karna ini sudah sangat lama sekali diharapkan masyarakat,”Utaranya. (02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed